Waspada Modus TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Iming-iming Gaji Besar Berujung Eksploitasi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaktur

Jumat, 3 April 2026 - 23:42 WIB

4087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Indramayu, Jabar1.net

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kian marak dengan berbagai modus yang semakin terselubung. Salah satu yang paling sering terjadi adalah penawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi dan proses cepat, terutama untuk bekerja di luar negeri sebagai asisten rumah tangga atau buruh perkebunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat diminta tidak mudah tergiur. Pelaku biasanya berperan sebagai calo yang menawarkan keberangkatan tanpa prosedur resmi, tanpa kontrak kerja yang jelas, serta minim informasi terkait perusahaan penyalur. Korban kerap dijanjikan kehidupan yang lebih baik, namun pada kenyataannya justru mengalami eksploitasi bahkan kehilangan kebebasan.

Ciri-ciri yang patut diwaspadai antara lain penahanan dokumen penting seperti KTP dan paspor, pembatasan komunikasi dengan keluarga, serta kondisi kerja yang tidak manusiawi. Hal-hal tersebut merupakan indikasi kuat praktik perbudakan modern.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar selalu memastikan legalitas perusahaan penyalur tenaga kerja dengan mengecek ke Dinas Ketenagakerjaan setempat atau melalui aparat desa. Proses kerja yang resmi umumnya dilengkapi dengan pelatihan, dokumen lengkap, serta kontrak kerja yang jelas dan transparan.

Kewaspadaan menjadi langkah utama dalam mencegah terjerat praktik perdagangan orang. Lebih baik teliti dan berhati-hati sejak awal daripada harus menghadapi risiko besar di kemudian hari. Lindungi diri dan keluarga dari ancaman TPPO dengan tidak mudah percaya pada tawaran yang tidak jelas sumber dan keabsahannya.

(MT Jahol)

Berita Terkait

Isu Penampakan “Kuntilanak” di TPA Pecuk Indramayu Bikin Resah Warga, Fakta atau Sekadar Mitos?
Aksi Penolakan PSN Tambak Pantura Berlanjut, KOMPI Siapkan Massa Lebih dari 10 Ribu Orang
Dugaan Makanan Tak Layak Terulang, Program MBG di Ujungjaya Widasari Kembali Diprotes Orang Tua Murid
Aksi Teror Ranjau Besi di Balongan Resahkan Warga, Polisi Turun Tangan
24 Tahun Tinggal Satu Atap dengan Kandang, Kamsori di Haurgeulis Impikan Hunian Layak di Usia Senja
Teror Ranjau Paku di Jembatan Majakerta, Dua Mobil Jadi Korban dalam Satu Malam
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Bangkaloa Ilir Sasar 1.011 Penerima, Kuwu Pastikan Berjalan Lancar
Pelantikan DPD Garda Pemuda NasDem Indramayu Periode 2025–2029 Berlangsung Khidmat dan Meriah

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Sosialisasi BRT Kota Bandung Libatkan Masyarakat Secara Langsung

Kamis, 2 April 2026 - 20:45 WIB

Cimahi Terapkan WFH, ASN Kerja dari Rumah Setiap Jumat

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

BPBD Cimahi Sosialisasikan Mitigasi Bencana, Warga Dibekali Pengetahuan Praktis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:22 WIB

Diduga Gunakan Jalan Inspeksi Tanpa Izin, BBWS Jabar Ancam Tutup Akses Bima Land City 3 di Bojongsoang

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:59 WIB

ASN Cimahi Tancap Gas, Kehadiran 97,30% di Hari Pertama Kerja

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:50 WIB

Inspektorat Cimahi Salurkan Santunan, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:26 WIB

Pemkot Cimahi Gelar Skrining TB, Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIB

Distribusi Menu Kering Puteran 2 Berjalan Tertib, Sajian Bergizi dan Higienis Disambut Antusias Para Siswa

Berita Terbaru

DAERAH

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:28 WIB