MTQ XXXVII di Pidie Jaya Jadi Momentum Kebangkitan Aceh Tenggara Menuju 10 Besar

JABAR 1

- Redaktur

Sabtu, 1 November 2025 - 15:35 WIB

4082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menargetkan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) daerahnya untuk menembus posisi 10 besar pada pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya, 1 hingga 8 November 2025 mendatang. Target tersebut disampaikannya saat melepas keberangkatan kafilah Aceh Tenggara di kediaman pribadinya di Kute Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Kamis (30/10).

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara selama ini telah menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan dan peningkatan kualitas para peserta MTQ, termasuk melalui pengalokasian anggaran daerah secara khusus untuk kebutuhan pelatihan dan penguatan kapasitas kafilah.

“Tahun lalu kita berada di posisi ke-23 dari 23 kabupaten/kota peserta MTQ di Simeulue. Itu sangat mengecewakan. Maka dari itu, tahun ini Aceh Tenggara harus keluar dari peringkat terbawah dan masuk ke dalam 10 besar,” ujar Salim Fakhry di hadapan peserta dan rombongan yang akan bertolak ke Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil di Simeulue menjadi pengalaman berharga sekaligus titik awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan serius pada MTQ tahun ini. Ia menilai target menembus sepuluh besar cukup realistis, terlebih dengan upaya dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam pembinaan intensif terhadap peserta sejak jauh hari.

“Target ini bukan sekadar ambisi, tapi merupakan bagian dari tanggung jawab kita semua. Sudah waktunya Aceh Tenggara tampil dan diakui dalam ajang ini. Kafilah kita harus bisa bersaing, harus mampu menunjukkan prestasi dan memberikan kebanggaan untuk Bumi Sepakat Segenep,” tambahnya.

Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola dan manajemen kafilah selama kegiatan berlangsung. Ia meminta Dinas Syariat Islam sebagai penanggung jawab teknis untuk menjaga profesionalisme dan memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik, baik dari aspek kesiapan mental, fisik, maupun perilaku.

“Kadis Syariat Islam harus bertanggung jawab terhadap kafilah. Jangan sampai muncul laporan yang merugikan atau mencemarkan nama baik daerah. Kafilah kita harus menunjukkan jati diri yang bermartabat, menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nama baik Aceh Tenggara,” kata Salim Fakhry menekankan.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati menyerahkan bonus kepada kafilah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Penyerahan dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0108 Aceh Tenggara, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Mahkamah Syari’ah Kutacane. Bonus serupa juga diberikan bagi peserta MTQ sebelumnya yang telah menorehkan prestasi dalam ajang tingkat provinsi tahun 2023 di Simeulue.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara, M. Rasadi, melaporkan bahwa untuk MTQ XXXVII kali ini, kafilah Aceh Tenggara akan mengikuti delapan cabang perlombaan. Di antaranya, Tilawah Al-Qur’an (11 peserta), Hifzhil Qur’an (18 peserta), Tafsir Bahasa Indonesia (1 peserta), Fahmil Qur’an putra dan putri (6 peserta), Syarhil Qur’an (3 peserta), Khattil Qur’an (3 peserta), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta), dan Hafalan Hadist (2 peserta).

Rasadi menambahkan, jumlah total kontingen yang diberangkatkan ke Pidie Jaya mencapai 70 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, panitia, tim keamanan, tim media dari TV Agara, hingga pendamping dan pengemudi.

MTQ XXXVII tingkat Provinsi Aceh menjadi ajang bergengsi yang bukan hanya menjadi sarana kompetisi religius antardaerah, tetapi juga forum untuk menampilkan kualitas pembinaan Al-Qur’an masing-masing wilayah. Dengan target sepuluh besar yang telah ditetapkan, Bupati Salim Fakhry berharap para peserta dapat berkompetisi secara optimal dan membawa nama baik Aceh Tenggara ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (RED)

Berita Terkait

Rp91 Miliar Uang Rakyat di Aceh Tenggara: Proyek Megah atau Ladang Masalah?
Minim Sosialisasi Bansos, Ronal Halomoan, SH, Anggota DPRK Aceh Tenggara Desak Dinsos Lakukan Pendataan Ulang
Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Kelautan Gelar Trauma Healing Bagi Anak-Anak Terdampak Banjir dI Aceh Tenggara
Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Aceh Tenggara ‘Apresiasi Tangisan Luka Menjadi Senyuman dan Harapan Penuh
Tim Investigasi Klarifikasi Isu Pembangunan Dana Desa Lawe Mantik: Tidak Ada Penyelewengan, Semua Sesuai RAB
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri: Donor Darah Adalah Bukti Nyata Polisi Hadir untuk Kemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Sosialisasi BRT Kota Bandung Libatkan Masyarakat Secara Langsung

Kamis, 2 April 2026 - 20:45 WIB

Cimahi Terapkan WFH, ASN Kerja dari Rumah Setiap Jumat

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

BPBD Cimahi Sosialisasikan Mitigasi Bencana, Warga Dibekali Pengetahuan Praktis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:22 WIB

Diduga Gunakan Jalan Inspeksi Tanpa Izin, BBWS Jabar Ancam Tutup Akses Bima Land City 3 di Bojongsoang

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:59 WIB

ASN Cimahi Tancap Gas, Kehadiran 97,30% di Hari Pertama Kerja

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:50 WIB

Inspektorat Cimahi Salurkan Santunan, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:26 WIB

Pemkot Cimahi Gelar Skrining TB, Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:01 WIB

Distribusi Menu Kering Puteran 2 Berjalan Tertib, Sajian Bergizi dan Higienis Disambut Antusias Para Siswa

Berita Terbaru

DAERAH

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:28 WIB